Showing posts with label Persiapan Pernikahan. Show all posts
Showing posts with label Persiapan Pernikahan. Show all posts

Sunday, July 23, 2023

Riasan Pengantin Alami untuk Kulit Gelap Menonjolkan Kecantikan Asli dalam Momen Bahagia

Pernikahan adalah momen berharga yang akan diingat sepanjang kehidupan. Saat menjadi pengantin, tampilan yang mempesona adalah impian setiap wanita. Bagi wanita dengan kulit gelap, riasan pengantin alami adalah pilihan yang sempurna untuk menonjolkan kecantikan asli mereka. Artikel ini akan membahas tentang tips dan trik riasan pengantin alami yang akan membuat kulit gelap bersinar dalam momen bahagia ini.


Riasan Pengantin Alami untuk Kulit Gelap

Persiapan Kulit Sebelum Pernikahan

Sebelum merias wajah, persiapkan kulit dengan baik. Rutin melakukan perawatan kulit seperti eksfoliasi dan pelembap akan membantu kulit gelap Anda tampil berseri dan segar pada hari pernikahan.


Warna Foundation yang Tepat

Pilihlah foundation dengan warna yang tepat untuk kulit gelap Anda. Pilihlah foundation dengan undertone hangat yang akan menyatu sempurna dengan warna kulit Anda.


Highlight dan Kontur yang Ringan

Teknik highlight dan kontur akan membantu menonjolkan fitur wajah Anda. Gunakan warna-warna yang lebih gelap untuk kontur dan warna-warna yang lebih terang untuk highlight, tetapi pastikan untuk melakukan dengan ringan agar tampilan tetap alami.


Eyeshadow yang Menawan

Untuk riasan mata, pilih eyeshadow dengan warna netral atau warna-warna yang sesuai dengan warna kulit Anda. Warna-warna cokelat, tembaga, atau ungu tua akan memberikan tampilan yang memukau pada mata Anda.


Eyeliner dan Maskara yang Menyempurnakan Mata

Gunakan eyeliner dengan warna gelap untuk membuat mata Anda tampak lebih besar. Tambahkan maskara agar bulu mata Anda terlihat lebih panjang dan bervolume.


Blush On dengan Warna Hangat

Pilih blush on dengan warna hangat, seperti peach atau merah muda, untuk memberikan sentuhan alami pada pipi Anda. Blush on yang diterapkan dengan ringan akan memberikan tampilan yang segar dan sehat.


Warna Lipstik yang Memikat

Pilih lipstik dengan warna yang memikat, seperti merah atau plum, yang akan menyempurnakan riasan pengantin Anda. Pastikan lipstik yang Anda pilih melembapkan bibir dan tahan lama.


Riasan pengantin alami adalah pilihan yang sempurna untuk kulit gelap. Dengan persiapan kulit yang tepat, pemilihan warna yang sesuai, dan teknik yang ringan, riasan pengantin alami akan menonjolkan kecantikan asli Anda dalam momen bahagia pernikahan. Ingatlah untuk merencanakan riasan dengan cermat dan mencoba beberapa riasan sebelum hari pernikahan untuk memastikan tampilan yang sesuai dengan kepribadian dan selera Anda. Semoga artikel ini memberikan inspirasi dan membantu Anda meraih tampilan riasan pengantin alami yang memukau pada hari istimewa Anda.

Pernikahan Intim di Pantai Mempererat Cinta dalam Keindahan Alam

Pernikahan intim di pantai adalah impian banyak pasangan yang menginginkan momen bahagia yang romantis dan akrab dengan alam. Suara deburan ombak, pasir lembut di bawah kaki, dan langit biru yang luas menciptakan suasana yang magis untuk momen istimewa ini. Artikel ini akan membahas tentang keindahan pernikahan intim di pantai dan memberikan inspirasi tentang bagaimana menciptakan momen tak terlupakan dalam keindahan alam tersebut.


Pernikahan Intim di Pantai


Pilih Lokasi Pantai yang Spesial

Pilih lokasi pantai yang memiliki makna khusus bagi Anda dan pasangan. Apakah itu pantai tempat Anda pertama kali bertemu atau pantai yang selalu menjadi tempat khusus dalam hubungan Anda, memilih lokasi yang tepat akan menambah sentuhan romantis pada pernikahan intim Anda.


Dekorasi Sederhana yang Menyatu dengan Alam

Biarkan keindahan alam menjadi bintang dalam dekorasi pernikahan Anda. Gunakan dekorasi yang sederhana, seperti hiasan bunga segar, lampion, dan anyaman bambu, yang menyatu dengan lingkungan pantai.


Gaun Pengantin Ringan dan Anggun

Pilih gaun pengantin yang ringan dan anggun untuk pernikahan di pantai. Gaun dengan bahan ringan dan potongan sederhana akan memberikan kenyamanan dan elegansi saat Anda berjalan di atas pasir.


Riasan Wajah yang Alami

Perkuat kesan alami dengan riasan wajah yang ringan dan segar. Tambahkan sentuhan warna alami pada bibir dan pipi untuk menciptakan penampilan yang cantik dan mempesona.


Musik Akustik untuk Atmosfer Romantis

Tetapkan suasana romantis dengan musik akustik selama upacara pernikahan. Suara alat musik seperti gitar atau ukulele akan menyatu dengan bunyi ombak dan menciptakan momen yang mengharukan.


Pilihan Hidangan Segar dan Lautan

Tawarkan hidangan yang segar dan lezat untuk tamu Anda. Pilih hidangan dengan bahan-bahan alami dan hidangan laut yang akan menyempurnakan suasana pantai.


Fotografi yang Menangkap Keindahan Alam

Pastikan fotografi pernikahan Anda menangkap keindahan alam di sekitar Anda. Jadikan momen-momen alami sebagai latar belakang foto Anda, seperti matahari terbenam di cakrawala atau jejak kaki di pasir.


Pernikahan intim di pantai adalah pilihan yang mempesona bagi pasangan yang menginginkan momen bahagia yang tak terlupakan dalam keindahan alam. Dengan lokasi pantai yang spesial, dekorasi yang menyatu dengan lingkungan, gaun pengantin ringan, dan suasana romantis, pernikahan Anda akan menjadi momen penuh cinta dan kedekatan. Tetapkan momen-momen berharga ini dalam foto-foto indah yang mengabadikan keindahan alam di sekitar Anda. Semoga artikel ini memberikan inspirasi untuk merencanakan pernikahan intim di pantai yang menjadi kenangan yang tak terlupakan sepanjang hidup.

Friday, November 30, 2018

Model Rias Pengantin Adat Jawa

Model Rias Pengantin Adat Jawa. Berbagai jenis gaya tata rias pengantin yang ada di Indonesia, setiap daerah memiliki ciri khas dan adat sendiri-sendiri termasuk riasan adat Jawa. Rias pengantin jawa ini mempunyai ciri khas tersendiri yakni ada riasan hitam di bagian dahi pengantin wanitanya. Selain itu berbagai jenis model tata rias pengantin serta busana yang dikenakan memiliki filosofi sendiri-sendiri. Hal tersebut dikarenakan karena adat Jawa sangat identik dengan kepercayaan tertentu yang masih melekat hingga sekarang ini. Rias pengantin adat Jawa serta busana yang dipakai memang terlihat selaras apabila dilihat secara keseluruhan. Namun jika dilihat dengan detail, pasti ada perbedaan meskipun sedikit.

Berikut adalah beberapa jenis model tata rias pengantin adat jawa yang biasa dipakai ketika pernikahan, yaitu :

Riasan Yogya Putri
Salah satu model tata rias pengantin khas Jawa yang dikenakan yaitu Yogya Putri. Ciri khas riasan ini adalah bagian rambut belakang disanggul serta menggunakan cunduk dan pelat gunungan pada bagian atas rambut. Ditambahkan bunga melati pada bagian bawah gunungan serta ada hiasan pada kanan kiri dan juga dilengkapi hiasan bunga. Riasan hitam pada bagian dahi memakai pinggiran warna emas. Untuk mempercantik telingan serta leher ditambah kalung dan anting serta aksesoris pada bagian lengan. Kemudian busana pengantin memakai kain batik ataupun jarik yang dikreasikan rupa serta diikat pada bagian atas perut.


      Riasan Yogya Paes Ageng



Riasan gaya Paes Ageng mirip dengan seperti Yogya Purti, namun untuk bagian rambut pengantin wanita dibiarkan menjuntai ke bawah. Sekarang ini pemakaian busana pengantin adat Jawa sudah mengalami perubahan seperti pemakaian kebaya panjang. Riasan ini tidak harus memakai kain yang dibalutkan seperti gaya yogya putri. Setiap pengantin bisa menentukan busana yang akan dipakai.
      Riasan Yogya Jangan Menir



Gaya riasan Yogya Jangan Menir biasanya memakai busana tanpa memakai dodot. Riasana ini tidak jauh berbeda dengan 2 macam riasan yang sudah disebutkan. Seperti adanya hijab yang sudah menjadi tren busana sekarang ini, pemakaian hijab pada riasan pengantin adat Jawa ini juga direalisasikan. Inner hijab hitam bisa dipakai sebagai penutup kepala. Oleh karenanya dengan memakai hijab pada riasan pengantin adat Jawa ini, perlu dibutuhkan penyesuaian busana yang dikenakan.
      Riasan Solo Bahasan



Riasan ini mempunyai perbedaan pada paesnya, paes solo tidak memakai pinggiran warna emas namun hanya memakai warna hitam. Ciri khas lain dari rias solo yaitu pengantin wanita biasa mengenakan kemben, kain dodot serta sampur. Selain itu pada proses ritual pengantin juga memakai kain warna merah. Riasan paes dibentuk pada godheknya jadi lebih lebar dan berbeda gaya Jogya. Bagian atas paes hanya memakai aksesoris ukuran yang lebih kecil serta bentuk berbeda dengan gaya Jogya. Cunduk yang dipakai lebih banyak yaitu berjumlah sembilan dan juga ada aksesoris bunga melati. Bunga melati ini ditempatkan di atas sanggul dengan memutar mengikuti bentuk sanggul serta menutupi bagian sanggul dibagian belakang.
      Riasan Solo Putri



Riasan Solo Putri mempunyai ciri khas yang hampir mirip dengan Solo Bahasan, yaitu memakai riasan hitam yang pekat di dahi. Gaya rambut yang pakai adalah gaya ukel besar yang ditambah dengan aksesoris bunga melati serta cunduk sisir dan cunduk pentul di bagian atas kepala. Kaitannya dengan busana biasanya memakai kain beludru hitam dengan tambahan benang emas. Hiasan benang emas ini dibentuk menjadi berbagai jenis kreasi misalnya suluran atau bunga. Untuk ukuran kalung yang digunakan lebih simpel dan kecil.

Monday, November 12, 2018

Share Pengalaman Tentang Persyaratan Menikah dengan TNI

Menikah dengan TNI. Menurut pengamatan saya di media sosial, secara umum syarat menikah dengan TNI adalah sama. Hanya satu atau dua detail saja yang berbeda, contoh adalah soal tes keperawanan.

Saya sudah lupa syarat-syaratnya, Berusaha mencari berkas nikah lima tahun lalu tapi entah diletakkan di mana. Abisnya suka pindah-pindah sih, jadi kadang tumpukan kertas gitu jadi berasa nggak penting lagi. Tenang saja, nanti calon suami pasti ngasih tau berkas apa saja yang harus disiapkan kok.

Share Pengalaman Tentang Persyaratan Menikah dengan TNI

Nikah kantor itu apa?

Sebenarnya tidak ada istilah nikah kantor, namun lebih tepatnya adalah pengajuan permohonan izin menikah. Nikah kantor adalah istilah yang dipakai orang-orang untuk menyebut rangkaian pengajuan permohonan izin menikah tersebut. Biar lebih singkat dan padat gitulah

Pengalaman pengajuan nikah saya

Intinya, menikah dengan tentara hampir sama ketika menikah dengan lelaki sipil. Harus melewati birokrasi RT hingga kelurahan. Pembedanya adalah kita harus menyertakan SKCK, SKBD, dan surat kesehatan dari rumah sakit.

SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) dikeluarkan oleh Polres. Sebagai bukti kalau calon pengantin perempuan dan kedua orangtuanya tidak pernah terlibat tindakan kriminal. SKBD (Surat Keterangan Bersih Diri) adalah surat keterangan dari Koramil yang menyatakan pihak calon pengantin perempuan dan kedua orangtuanya bebas dari garis keturunan PKI. Surat kesehatan ketika saya pengajuan meliputi laporan kesehatan umum, serta keterangan bebas HIV dan narkoba, Udah gitu aja.

Jadi saya luruskan dulu. Saya dan calon suami waktu itu melewati masa pengajuan terpisah. Suami saya berdinas di Lanud Maimun Saleh, Sabang. Karena jarak yang terlampau jauh, akhirnya saya dititipkan untuk mengadakan pengajuan di Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang. Lho, kok bisa gitu? Entahlah. Haha. Itu calon suami saya yang mengordinasikan. Saya tinggal datang ke kantor intel Lanud Abdul Rahman Saleh untuk menjalani tes tulis dan wawancara. Pada satuan lain, biasanya calon suami-istri wajib hadir berdua.

Serem nggak waktu diinterogasi intel?

Tidak ada interogasi yaa, kami kayaknya cuma ngobrol-ngobrol aja. Saya merasa sedang tidak diwawancarai sama sekali, malah cenderung santai dan guyon. Tapi dalam santai dan guyon itulah mungkin sebenarnya tanpa sadar saya sedang diselidiki. Bapaknya lucu banget sih, jadi beban 'nikah kantor' yang kata orang-orang bikin lelah dan tertekan tidak saya rasakan. Saya cuma agak capek ngisi berlembar-lembar pertanyaan, soalnnya harus saya kerjakan sendirian. Terimakasih buat bapak intel yang telah bersedia meminjami saya pulpen hingga tintanya habis karena dipakai untuk mengerjakan esai yang mirip pelajaran PPKn

Apakah saya harus memakai seragam organisasi istri ketika pengajuan?

Saya menikah tahun 2012, waktu itu ketentuan mengenakan Pakaian Seragam Kerja belum ada. Saya datang dengan berpakaian bebas rapi semi formal. Tapi sekarang sepertinya ketika pengajuan sudah harus memakai baju PSK tanpa lencana. Menurut saya itu aturan bagus, sebab kalau tidak begitu biasanya istri-istri sama sekali tidak mempunyai PSK hingga bertahun-tahun pernikahannya.

Apakah harus hafal NRP suami dan lagu mars serta hymne?

Lebih baik memang hafal. Di beberapa satuan memang ada tes menyanyikan lagu mars dan hymne organisasi istri, bahkan ada yang mengharuskan hafal surat-surat tertentu dalam Al Quran. Tapi saya tidak melewati ujian tersebut.

Apakah ketika pengajuan harus menghadap banyak pejabat satuan?

Iya betul. Tapi saya juga tidak melewati moment hadap-menghadap itu. Satu-satunya yang saya temui ya bapak intel yang meminjami saya pulpen.

Kok enak banget pengajuannya?

Jikapun dianggap enak, itu sudah rejeki saya. Jadi jalan saya menuju pernikahan memang dimudahkan oleh Allah. Jika proses pengajuan kamu lebih rumit itu juga rejeki kamu, sebab jadi lebih kaya akan pengalaman.

Sumber : http://lovingloreng.blogspot.com/2018/03/faq-apa-persyaratan-menikah-dengan-tni.html

Pernikahan Militer dengan Pedang Pora Wajibkah ?

Pernikahan Militer Pedang Pora. Pedang pora adalah tradisi pernikahan militer jika calon suami kamu adalah perwira. Jika bukan perwira, maka kamu tetap bisa berpesta pora, tapi beda istilah. Jika calon suami dari golongan bintara, maka disebut sangkur pora. Jika calon suami dari golongan tamtama, biasanya disebut hasta pora. Biasanya resepsi dengan pesta pora diadakan di gedung, tapi banyak juga kok yang menghelatnya di halaman rumah, Pesta pora hanya dilakukan sekali seumur hidup, biasanya pada pernikahan pertama. Jika suatu hari pak tentara nikah lagi karena tidak bisa bersatu dengan istri pertama dengan berbagai alasan, maka pernikahan keduanya sudah tidak bisa lagi diadakan pesta pora.



Resepsi pernikahan 'pora-pora' sebenarnya tidak wajib. Namun jika ingin dan mampu mengadakannya, maka boleh deh. Soalnya keren banget kok, apalagi ini moment sekali seumur hidup yang biasanya paling ditunggu oleh para gadis. Namun jika tidak mampu, hendaknya tidak memaksakan diri cuma karena 'gue pengen'. Kebahagiaan rumahtangga tidak ditentukan oleh pesta pora tersebut, apalagi sebagai istri tentara, pasti suatu saat akan mengalami masa-masa sulit. Di sini komitmen lebih dibutuhkan daripada kemeriahan pesta sehari.
Apa yang harus disiapkan jika ingin mengadakan pesta pora?

Dana yang cukup. Tentu saja, hahaha. Kan harus mikirin segala akomodasi pasukan jajar kehormatan. Misal satu personel habis sejuta, terus ada sepuluh personel di jajar kehormatan, tinggal dikalikan deh. Itu belum termasuk bayar gedung pelaminan, katering, undangan, souvenir, dan lain-lain loh ya. Belum lagi kebutuhan untuk menyambut Bapak-Ibu komandan yang akan menjadi inspektur upacara. Ibarat kebutuhan, ijab qobul dan walimatul ursy adalah kebutuhan primer, resepsi adalah kebutuhan sekunder, dan resepsi dengan pesta pora adalah kebutuhan tersier. Jadi bijaksanalah ketika mengambil keputusan. Berikut ini daftar pertanyaan yang mungkin bisa direnungkan sebelum mengambil keputusan pernikahan menggunakan tradisi pesta pora atau tidak.

  • Siapa yang membiayai, Orangtua atau mempelai sendiri?
  • Darimana uang tersebut, Dari tabungan atau berhutang?
  • Jika saya mengadakan pesta dengan berhutang, apakah saya sanggup melunasinya?
  • Jika saya mengadakan pesta dengan tabungan, apakah masih ada cukup dana lagi untuk kebutuhan setelah pernikahan?
  • Apakah kedua orangtua saya sehat, tidak menderita sakit yang memerlukan banyak biaya berobat?
  • Apakah saudara-saudara saya sudah ada dana untuk melanjutkan pendidikan?
  • Apakah pernikahan dengan pesta pora nantinya bisa menjamin kehidupan rumahtangga saya bahagia, aman tanpa goncangan?
  • Apakah 'amplop' dari tamu undangan bisa mengembalikan modal? 

Yep. Resepsi pesta pora memang memerlukan energi dan persiapan yang lebih hectic, namun semua itu akan terbayar ketika melihat foto dan video dokumentasi. Jika mau tanya apa saja detailnya, maka dijabarkan di blog bisa makan waktu berhari-hari untuk menuliskannya. Tenang saja, calon suami pasti tahu apa yang harus dilakukan. Dialah yang akan memberi pengarahan terperinci kepada keluarga maupun wedding organizer sebagai penyelenggara hajatan. Sebagai pengantin wanita, kita tinggal persiapkan mental, gimana caranya agak nggak keder dan tetap tersenyum cantik waktu berjalan melewati pasukan jajar kehormatan.

Sunday, November 11, 2018

Tips Cari Gedung Pernikahan mu

Gedung Pernikahan. Ada beberapa pertimbangan kenapa akhirnya kami pilih adain di gedung ya yang paling utama karena gak mau repot untuk beberes rumah setelah event. Untuk para capeng, berikut ini gw share tips-tips mengadakan resepsi di gedung yang diangkat dari pengalaman gw sendiri hahaha… Yuk, simak tips memilih venue gedung pernikahan ala gw.

Tips Cari Gedung Pernikahan mu

Tentuin lokasi dan tanggal pernikahan


Ini keputusan biasanya perlu masukan dari keluarga kedua belah pihak dan untuk waktu menurut gw idealnya sekitar 6 bulan lebih dari kalian memutuskan untuk menikah di gedung. Soalnya, perlu waktu untuk melengkapi syarat dan berkas KUA, cari-cari gedung, siapin undangan dan souvenir, icip-icip masakan dari calon catering, dan lain sebagainya. Ibarat kata, pernikahan yang bisa dibilang sekali seumur hidup, kalau gak well prepared ya bisa-bisa berantakan.

Penentuan hari Sabtu atau Minggu nya, acara malam atau siang nya juga harus dipertimbangkan ya.

Sementara untuk lokasi, perlu diperhatikan juga jarak antara dari lokasi kalian, lokasi keluarga dan teman-teman kalian, akses ke gedung tersebut apakah macet, bisa dilewatin motor atau hanya mobil saja (bahkan sebaliknya), kalau hari minggu pagi juga biasanya di daerah Jakarta ada car free day (antisipasi supaya kamu atau pak penghulunya gak pusing nyari alternatif jalan untuk acara akad haha XD).

Tentuin jumlah tamu undangan


Istilah yang familiar di kalangan bride to be yaitu 1 undangan = 2 tamu, jadi misal dibilang mampu menampung 1000 tamu sama saja dengan 500 undangan.

Pastikan kalau kapasitas gedung pernikahan kamu cukup untuk tamu yang mau kamu undang. Jangan sampe ternyata gak cukup, jadinya malah sumpek karena kebanyakan orang. Begitu sebaliknya, nyewa ruangan luas tapi yang dateng dikit juga gak bagus karena terkesan sepi.

Penentuan jumlah tamu undangan juga ngebantu banget loh untuk filter pilihan gedung. Bukan hanya kapasitas di gedungnya aja yang kamu perhatiin, tapi juga kapasitas lahan parkirnya. Kasihan kan tamunya kalau muter-muter cuma buat nyari parkiran.

Booking gedung dari jauh-jauh hari


Percayalah, persaingan gedung pernikahan itu nyata adanya, terlebih gedung di Jakarta yang letaknya strategis dan harganya terjangkau. Misalnya aja, Gedung Departemen Pertanian, gw telf di bulan Mei 2017 ternyata sudah fullbooked sampai Desember 2018. Gilee cui ampe akhir tahun depan, bayangin ajaa… *geleng-geleng kepala*

Semakin kalian undur cari gedung, percaya deh belum tentu kalian bisa dapet tanggal yang kalian udah tentuin. Apalagi, kalau kalian pengen tanggal cantik wah siap-siap menghadapi persaingan yang lebih ketat. Pilihannya antara kalian cari gedung lain atau geser tanggal pernikahan. Belum lagi, nentuin gedung itu ya jodoh-jodohan aja, bagi kalian sreg tapi keluarga kalian belum tentu sreg.

Gimana cara booking gedung? Kontaknya kemana? Jangan malas blogwalking dan join forum wedding untuk menambah insight mengenai gedung pernikahan. Biasanya sudah banyak postingan berseliweran mengenai review suatu gedung lengkap dengan PIC pengelola gedung, penampakan gedungnya, fasilitas gedung dan informasi lainnya. Jadi, kamu gak mesti mengunjungi semua gedung hanya sekedar ‘melihat’.

Bahkan di forum-forum banyak yang menawarkan over DP gedung pernikahan mereka di tanggal tertentu dengan harga yang lebih murah lho (karena ada beberapa yang butuh uang cepet juga demi mengembalikan uang mereka yang udah terlanjur DP di suatu gedung…tapi ternyata batal).

Kriteria dan ketentuan gedung


Sebelum booking gedung, kalian harus benar-benar yakin gedung tersebut memenuhi kriteria kalian. Kriteria gedung balik lagi ke selera kalian dan keluarga, biasanya seputar:
  • Kapasitas gedung
  • Kapasitas lahan parkir
  • Nuansa dan interior gedung
  • AC sentral
  • Full carpet
  • Jumlah ruang rias
  • Lighting gedung
  • Rekanan catering
  • Ada masjid untuk akad
  • Akses kesana ada pembangunan ataukah macet
Selain kriteria tersebut, kamu juga harus cermat melihat peraturan dan ketentuan gedung terkait:
  • Harga sewa gedung (siang dan malam harganya bisa berbeda)
  • Harga akad di masjid atau di depan pelaminan
  • Charge catering rekanan dan non rekanan (ini krusial lho, meskipun sewa nya gak seberapa tapi kalau charge cateringnya mahal, bisa-bisa kamu overbudget)
  • Minimum pemesanan catering (untuk gedung besar, biasanya ada minimum harga catering per pax nya)
  • Charge lainnya (misal charge photobooth, entertainment)
  • Biaya fasilitas (harga penambahan AC portable, penambahan kursi futura, screen proyektor, dll)
  • Ketentuan pindah tanggal pernikahan atau ganti nama
  • Budget
Yah, money talks! sebenernya konsep pernikahan kalian kayak gimana, itu tergantung dari budget kalian yaa… Yang penting diingat, kalian harus mempertimbangkan total cost jika melaksanakan pernikahan di gedung tersebut. Sesungguhnya, urusan gedung hanya sekian persen dari biaya catering dan dekorasi.

Gedung itu sama aja kayak manusia, gak ada yang benar-benar sempurna. Ada yang bagus, tapi mahal. Ada yang murah, tapi gak sesuai keinginan. Ada yang bagus dan murah tapi yang minat juga banyak, bok..

Jadi, kalau menurut gw jangan terlalu banyak spending untuk biaya sewa gedung. Disesuaikan dengan budget kalian masing-masing.

“Nikah itu murah, yang mahal gengsinya.”

Pernikahan memang sekali seumur hidup, semua orang ingin yang terbaik. Tapi, kehidupan kalian gak cuma sampai di pelaksanaan acara. Masih ada kebutuhan setelah resepsi yang mesti dipikirin. Jangan sampai, setelah menikah justru jadi banyak hutang dan ngerepotin orang tua. So, spending your money wisely.

Jomblo Ingin Menikah

Pernikahan. Tidak semua manusia mengalami satu dinamika kehidupan yang namanya Pernikahan. Pernikahan merupakan kontruk sosial dan benang yang sah untuk membentuk suatu organisasi keluarga melalui akad/perjanjian yang diatur oleh agama. Berbicara mengenai upacara pernikahan juga tidak bisa dilepaskan oleh unsur kebudayaan yang ada. Oleh karena itu, perkawinan menjadi agung, luhur, sacral dan Perkawinan bagi banyak orang hanya sekali seumur hidup dan tidak main-main. Oleh karena itu proses mencari jodoh dalam persiapan pernikahan  bukanlah “membeli kucing dalam karung” sebagaimana sering dituduhkan, Namun justru diliputi oleh perkara yang penuh adab, Bukan “Coba dulu baru beli” kemudian “habis manis sepah dibuang”, sebagaimana jamaknya pacaran beberapa kawula muda di masa sekarang. Pernikahan termasuk salah satu bentuk ibadah dan tujuannya bukan saja untuk menyalurkan kebutuhan biologis, tetapi juga merupakan proses regenerasi bagi orang-orang yang memliki peradaban yang baik.


“Jika kita menganggap bahwa kita tengah berdiri diatas keturunan baik-baik dan berdiri pada skala peradaban yang jelas, mungkin karena hidup kita Tengah ditopang oleh Agama, Adat istiadat dan budaya yang baik pula. Maka kode Pernikahan dan Perkawinan datang untuk menjaga keadaan ini”. Adnan Junaedi.

Syariah telah menunjukkan bahwa pernikahan adalah satu-satunya cara untuk  menyatukan antara seorang pria dan wanita untuk memiliki keturunan, dan untuk mencapai tujuan lain yang menguntungkan. Bukan hanya dua orang yang disatukan, pernikahan juga adalah cara untuk menyatukan dua keluarga yang berbeda. Bagi setiap orang dewasa yang memiliki kesiapan lahir dan batin hendaknya tidak berhenti hanya pada kata-kata saja, mereka mesti bertindak lebih jauh dan menentukan pilihan hidupnya untuk mengakhiri masa lajangnya. Menurut ajaran  Islam, menikah adalah salah satu upaya menyempurnakan agama karena dengan menikah kita akan akan mencegah perbuatan zina, menjaga pandangan, melanjutkan generasi dan berbagai faedah lainnya yang tidak tersamarkan bagi yang melakukannya. Oleh karena itu, barang siapa yang menuju kepada suatu pernikahan, maka ia telah berusaha menyempurnakan agamanya, sekaligus berjuang untuk kesejahteraan masyarakat.

Meski hampir setiap hari kita saksikan pesta perkawinan, namun ternyata tidak mudah untuk menyelenggarakannya, apalagi jika kedua mempelai berasal dari latar budaya berbeda. Banyak hal yang harus dipersiapkan, agar tidak ada yang kecewa dan semua pihak merasa diperlakukan dengan sebaik-baiknya karena hajatan pesta pernikahan merupakan bagian dari prestige dan wibawa keluarga. Saat ini,
meskipun budaya global telah menembus tembok-tembok peradaban, namun ritual perkawinan ini tidaklah sirna. Masyarakat kita masih tetap dan akan selalu berkaca pada adat dan budaya sendiri untuk merayakan hari yang sangat mendebarkan dan istimewa itu.

Pilih Mana, Pernikahan Barokah atau Sakinah ?

Hakekat Pernikahan. Bukan sakinah yang menjadi tujuan pernikahan. Yang harus kita cari dalam rumah-tangga adalah barokah. Sakinah atau ketenangan itu merupakan buah pernikahan, ketika seorang laki-laki menikah secara sah dengan seorang perempuan. Dan ini merupakan sebagian tanda-tanda kekuasaan Alloh Ta’ala. Maka do’a untuk kedua mempelai pun bukan do’a meraih sakinah, bukan pula do’a untuk memperoleh keharmonisan rumah-tangga. Kedua-keduanya akan hadir mengiringi pernikahan apabila suami-istri saling menegakkan pola hubungan yang baik (mu’asyaroh bil ma’ruf), menjaga kewajiban-kewajibannya dan saling ridho di antara mereka.

Pilih Mana, Pernikahan Barokah atau Sakinah ?


Lalu apa yang sangat perlu kita perjuangkan dalam pernikahan? Barokah. Apakah barokah itu? Syaikh Muhammad bin Sholih Utsaimin menunjukkan bahwa barokah berasal dari kata al-birkah yang bermakna tempat berkumpulnya air. Beliau menerangkan, “Barokah berarti kebaikan yang banyak dan tetap. Diambil dari kata al-birkah (ﺍﻠﺑﺮﻜﺔ) yang berarti tempat berkumpulnya air. Dan tabarruk berarti mencari barokah.

Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah menerangkan, “Barokah berarti kenikmatan dan tambahan. Sedangkan hakikat barokah adalah kebaikan yang banyak dan terus-menerus yang tidak berhak memiliki sifat tersebut kecuali Alloh Tabaroka wa Ta’ala.”

Maka, sesiapa ingin meraih pernikahan yang barokah, ia harus melakukan tabarruk (mencari barokah) kepada yang memiliki kekuasaan penuh terhadap barokah, yakni Alloh Tabaroka wa Ta’ala.

Lalu, apa saja hal-hal yang perlu kita perhatikan agar Alloh Ta’ala karuniakan kepada kita pernikahan yang penuh barokah? Apa yang dapat kita lakukan untuk tabarruk (mencari barokah)? Yang pertama, tidak ada jalan untuk meraih barokah kecuali dengan apa-apa yang telah dituntunkan oleh agama ini. Sungguh, tidak ada satu pun perkara yang membawa kepada surga dan mendekatkannya kecuali telah Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam tunjukkan kepada kita. Tidak pula ada perkara yang menjauhkan kita dari api neraka, kecuali telah pula Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam sampaikan kepada kita. Maka, tidaklah patut kita mencari jalan untuk tabarruk, kecuali dengan apa-apa yang telah beliau shollallohu ‘alaihi wa ‘alaa alihi wa shohbihi wa sallam tuntunkan.

Apa hal pertama yang harus kita perhatikan? Niat. Tidak ada yang lebih penting dibandingkan niat ketika seseorang hendak dan sedang menunaikan suatu amalan. Bersebab niat, amalan kecil bernilai sangat besar di sisi Alloh Ta’ala dan bahkan dijadikan sebagai teladan terbaik sepanjang masa. Bukankah amalan ashhabul kahfi adalah amalan yang sederhana? Hanya lari dan tidur panjang. Tetapi dua hal itu ditunaikan dalam rangka sesuatu yang paling besar dalam hidup, yakni menyelamatkan iman, menjaga agama, memelihara ketaatan kepada Alloh ‘Azza wa Jalla. Sebaliknya bersebab niat pula, amalan yang sangat besar dan luar biasa berharga tidak bernilai pahala sama sekali, sedikit pun tidak, bahkan ia menjadi keburukan. Bukankah orang yang pertama kali masuk neraka justru orang yang berjihad di jalan Alloh Ta’ala? Tetapi ia melakukan jihadnya bukan karena Alloh ‘Azza wa Jalla, melainkan untuk meraih pujian dari manusia. Padahal seseorang yang mati saat berjihad di jalan Alloh dan niatnya semata karena Alloh ‘Azza wa Jalla, maka tidak ada yang diperolehnya kecuali surga tanpa hisab. Tidak ada penghalang baginya untuk langsung masuk surga-Nya Alloh Ta’ala, kecuali karena hutang yang belum dibayar. Maka, berhati-hatilah terhadap hutang. Dan pelajaran yang paling berharga adalah tentang niat.
Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ
“Sesungguhnya ‘amal perbuatan itu bergantung pada niatnya. Sesungguhnya setiap orang itu mendapat sesuai dengan apa yang ia niatkan. Barangsiapa berhijrah karena Alloh dan Rosul-Nya, maka pahala hijrahnya adalah pahala hijrah karena Alloh dan Rosul-Nya. Barangsiapa berhijrah karena ingin mendapat dunia atau karena wanita yang akan ia nikahi, maka ia hanya akan mendapatkan apa yang dituju.” (HR. Bukhori & Muslim).

Seseorang dapat berhijrah karena ingin mendapatkan wanita yang dicintainya. Sebaliknya, seseorang dapat melakukan pernikahan justru karena ingin memuliakan sunnah dan menyiapkan ladang amal sholih yang Alloh Ta’ala ridhoi. Semakin bertambah usia kita, semakin perlu kita berusaha lebih gigih agar amalan-amalan yang kita kerjakan adalah amal sholih yang Alloh Ta’ala ridhoi. Ini berarti, kita perlu mengilmui agar amal sholih yang kita tunaikan benar-benar Alloh ‘Azza wa Jalla ridhoi. Dan para ulama menunjukkan bahwa ilmu merupakan salah satu pintu meraih barokah. Tanpa ilmu yang haq, kita tidak dapat mendidik niat, tidak pula mampu melakukan amal sholih maupun ibadah dengan benar sesuai tuntunan.

Sesungguhnya agama ini telah memberi tuntunan tentang bagaimana memulai dan merawat pernikahan. Inilah yang perlu kita ilmui; hal-hal yang patut kita kerjakan dan lebih-lebih urusan-urusan yang wajib kita tunaikan. Kita perlu mempelajari dengan sungguh-sungguh seraya tetap berusaha memperoleh tambahan ilmu. Kadang yang membuat kita kebingungan bagaimana cara melakukan sesuatu dengan baik bukan karena tidaknya ada panduan, bukan pula karena tidak jelasnya petunjuk, tetapi semata karena kita yang tidak mengetahui atau tidak memahami petunjuk yang jelas itu dengan matang.

Ingin berbincang lebih panjang tentang apa saja yang menjadi pintu barokah pernikahan. Tetapi dalam kesempatan yang singkat ini, cukuplah yang ringkas dulu. Semoga ada masa untuk melanjutkan perbincangan.

Wednesday, October 17, 2018

Warna Pernikahan dan Psikologi Warna

Warna Pernikahan dan Psikologi Warna. Pilihan warna pernikahan Anda cenderung menjadi refleksi bawah sadar kepribadian Anda dan indikasi bagaimana Anda membayangkan pernikahan anda.
Anda mungkin telah memutuskan pada warna Anda, atau warna, bertahun-tahun sebelum pernikahan Anda, tetapi itu akan tetap mencerminkan ciri-ciri kepribadian Anda .
Pilihan warna Anda mungkin ada di undangan pernikahan Anda, dekorasi anda, bunga Anda, atau gaun pengantin Anda.

Warna Pernikahan dan Psikologi Warna

Putih

Putih adalah warna dalam bentuknya yang paling murni, mewakili kepolosan, keutuhan dan kesempurnaan. Warna putih adalah kanvas kosong yang menunggu untuk ditulis apa pun yang dapat dibayangkan oleh pikiran.

Menggunakan banyak warna putih di antara warna-warna pernikahan Anda akan menciptakan suasana damai dan nyaman .

Warna Pernikahan dan Psikologi Warna

Merah

Dari perspektif psikologi warna merah menciptakan gairah, energi dan kegembiraan. Merah akan menciptakan suasana hangat dan menstimulasi di pernikahan Anda dengan energi tinggi.

Memilih merah untuk warna pernikahan utama Anda mengidentifikasi Anda sebagai ekstrovert, percaya diri, dan optimis. Anda suka diperhatikan dan suka menjadi pusat perhatian yang tentu saja sempurna untuk pernikahan Anda.

Orange

Orange adalah warna yang menggembirakan, optimis, positif dan memotivasi yang memancarkan kehangatan dan kebahagiaan.

Warna oranye dalam pernikahan Anda akan menciptakan suasana ramah dan sosial dengan banyak mengobrol di antara para tamu, tawa, kegembiraan dan antusiasme.

Warna Pernikahan dan Psikologi Warna

Kuning

Kuning adalah warna yang mencerahkan dan membangkitkan semangat, berhubungan dengan pikiran dan intelek. Kuning dalam warna pernikahan Anda akan menciptakan suasana hangat, ramah, ceria, dan bahagia yang akan membuat semangat tamu undangan Anda.

Warna Pernikahan dan Psikologi Warna

Hijau

Hijau adalah warna alami, pembaharuan dan pertumbuhan dan menyeimbangkan emosi.
Warna hijau dalam pernikahan Anda akan menciptakan suasana yang tenang dan kehangatan yang mendorong perasaan kebersamaan di antara para tamu undangan.
Warna Pernikahan dan Psikologi Warna

Biru

Biru itu mempunyai sifat konservatif dan pendiam. Warnanya aman dan lembut, dicintai oleh kebanyakan orang di seluruh dunia.
Warna biru untuk pernikahan Anda akan menciptakan suasana santai dan damai untuk pernikahan Anda di mana setiap orang akan merasa puas dan bahagia.
Warna Pernikahan dan Psikologi Warna

Ungu

Ungu adalah warna introspektif. Warna ungu merangsang imajinasi dan mengilhami cita-cita tinggi.
Memilih warna ungu sebagai warna pernikahan Anda akan menciptakan suasana individualitas, misteri dan fantasi .
Warna Pernikahan dan Psikologi Warna

Pink

Dalam psikologi warna merah muda berhubungan dengan cinta dan pengertian yang tak bersyarat, Merah muda menenangkan gairah fisik dan kekuatan merah membuatnya menjadi energi yang lebih lembut dan penuh kasih.
Warna merah muda sebagai salah satu warna pernikahan Anda akan menciptakan suasana kehangatan, cinta, dan perhatian yang lembut.
Warna Pernikahan dan Psikologi Warna

Coklat

Coklat adalah warna yang memiliki kesan serius, warna yang menandakan stabilitas, struktur dan dukungan.
Warna cokelat di antara warna pernikahan Anda akan menciptakan suasana stabilitas dan kenyamanan, membuat tamu merasa di rumah .
Warna Pernikahan dan Psikologi Warna

Hitam

Hitam adalah warna kekuasaan dan kontrol, prestise dan martabat dan dapat mengintimidasi dan tidak bisa didekati. Itu juga dapat menyiratkan ketundukan kepada yang lain (termasuk terhadap pasangan).
Hitam sebagai warna pernikahan Anda akan menciptakan suasana elegan dan penuh misteri .

Emas

Emas adalah warna kesuksesan, prestasi dan kemenangan. Ini menyiratkan kemewahan dan kualitas, nilai dan keanggunan, kemakmuran, kekayaan materi dan kemewahan.
Emas akan menciptakan suasana elegan, kemewahan dan kemewahan

Quote Kahlil Gibran tentang Pernikahan dan Cinta

Quote Kahlil Gibran tentang Pernikahan dan Cinta. Pernikahan adalah penyatuan dari dua jiwa.  Masing-masing jiwa berbeda: karakter dan tabiatnya. Kahlil Gibran dalam tulisannya menyampaikan untuk saling menghormati antara dua insan yang menyatu dalam pernikahan.


Berikut beberapa quote kahlil Gibran tentang pernikahan dan cinta


Berpasangan kalian telah diciptakan
Dan selamanya kalian akan berpasangan

Bersamalah kalian tatkala Sang Maut merenggut hidup.  Ya, bahkan bersama pula kalian, dalam ingatan sunyi Tuhan.

Namun biarkan ada ruang di antara kebersamaan itu.  Tempat angin surga menari-nari di antara kalian.

Bercinta kasihlah, namun jangan membelenggu cinta.

Biarkan cinta itu bergerak senantiasa, bagaikan air hidup.  Yang lincah mengalir antara pantai kedua jiwa.

Saling isilah gelas minumanmu, tapi jangan minum dari satu gelas.  Saling bagilah rotimu, tapi jangan makan dari piring yang sama.

Bernyanyi dan menarilah bersama, dalam segala suka cita. Hanya, biarkan masing-masing menghayati ketunggalannya.

Tali rebana masing-masing punya hidup sendiri.  Walau lagu yang sama sedang menggetarkannya.

Berikan hatimu, namun jangan saling menguasakannya.  Sebab hanya Tangan Kehidupan yang akan mampu mencakupnya.

Tegaklah berjajar, namun jangan terlampau dekat.  Bukankah tiang-tiang candi tidak dibangun terlalu rapat? Dan pohon jati serta pohon cemara tiada tumbuh dalam bayangan masing-masing.

Quote dari tulisan Kahlil Gibran ini menginsyaratkan bahwa pernikahan adalah proses penyesuaian yang tak pernah usai. Pernikahan akan abadi saat masing-masing menghargai perbedaan yang dimiliki pasangannya.

Kata-kata romantis dalam pernikahan islami

Kata-kata pernikahan romantis dalam islam, Islam adalah agama penuh dengan ajaran kasih sayang, satu artikel ini tidak akan muat apabila kita membicarakan kasih sayang dalam islam, disini hanya sebagaian kecil untuk referensi anda mempersiapkan pernikahan secara islami/

Kata-kata romantis dalam pernikahan islami

“Marrying someone who Loves ALLAH, will show you more about your future than anything else you’ll hear or see.”
Menikahi seseorang yang mencintai ALLAH Akan menunjukkanmu lebih banyak hal tentang masa depan, dibanding apa yang kau lihat dan dengar sekarang.

“You will never find true love until you first learn to love Allah” – Boonaa Mohammed
Kamu tak akan pernah menemukan cinta sejati sampai kamu terlebih dahulu belajar untuk mencintai Allah.

“Our love is the best love because you make my imaan rise, you help me in the dunya and for that reason I want to meet you again in Jannah.”
Cinta kita adalah yang terbaik. Karena engkau membangkitkan imanku, menolongku di dunia ini. Dan untuk alasan itulah, aku ingin berjumpa kembali denganmu di surga.

“Oh Allah, do not attach my heart to what is not written to be mine.”
Ya Allah, Jangan Kau tautkan hatiku kepada sesuatu yang tidak ditakdirkan untuk menjadi milikku.

“The couple who pray together, stay together.”
Pasangan yang berdoa bersama, akan terus bersama selama-lamanya.

“When a man says “I accept” at a marriage ceremony he is saying I accept the responsibility of providing for my wife, loving her and protecting her.”
Ketika seorang pria mengatakan “saya terima nikahnya” pada suatu akad nikah, itu artinya dia juga mengatakan bahwa saya siap menerima tanggung jawab untuk melayani istri saya, mencintai dan melindunginya.

“A handsome guy and a pretty girl will make a beautiful wedding, but a faithful man and a pious woman will make a beautiful marriage.”
Seorang pria tampan dan seorang gadis cantik akan menciptakan pesta pernikahan yang indah, akan tetapi seorang pria beriman dan wanita salehah akan menciptakan pernikahan yang indah.

“When love is for the sake of Allah, it doesn’t die.”
Ketika cinta itu karena Allah, maka cinta itu tidak akan pernah mati.


Tuesday, August 28, 2018

Photo booth pernikahan unik

photo booth pernikahan unik






Pernikahan adat sunda lengkap

Upacara adat sunda terbagi dalam 3 tahap yaitu :

  1. Upacara adat sebelum pernikahan.
  2. Upacara adat pada saat pernikahan.
  3. Upacara adat setelah pernikahan.

Dalam upacara adat sunda, baik itu Sunda putri, sunda siger atau sukapura ketiganya mempunyai upacara adat yang sama kecuali pernikahan adat sukapura terdapat upacara adat ngaras

Pernikahan adat sunda lengkap

  1. Upacara adat sebelum pernikahan
  • NEUNDEUN OMONG

Apabila seorang pria ingin mempersunting seorang wanita, pria tersebut atau orang tuanya tentunya ingin mengetahui lebih jauh tentang wanita yang akan di persuntingnya atau yang akan menjadi bagian dari keluarganya, apakah wanita itu sudah ada yang meminang atau belum. Maka pihak dari keluarga pria akan mengunjungi keluarga dari pihak wanita selain bersilaturahmi juga mengadakan pembicaraan mengenai wanita yang akan dipersuntingnya dengan menanyakan lebih serius tentang keinginan dari pihak keluarga wanita, setelah kedua belah pihak sudah mengetahui keadaan calon pengantin pria dan wanita, maka disepakati waktu untuk melamar calon pengantin wanita.

  • NAROSAN / NGALAMAR
Narosan atau ngalamar biasa disebut juga Nyeureuhan atau meminang, narosan adalah prosesi selanjutnya setelah neundeun omong yang telah disepakati oleh keluarga dari kedua belah pihak. Biasanya dari masing masing keluarga dari kedua belah pihak mewakilkan kepada seorang yang dianggap sudah berpengalaman untuk menjadi juru bicara dalam acara narosan ini. Yang biasanya dibawa pada saat narosan ini adalah lamareun atau sirih pinang selengkapnya serta seperangkat pakaian wanita sebagai pengikat. Sebagai simbol bahwa wanita yang dipinangnya sudah terikat dan tidak dapat menerima pinangan dari yang lain.

Menurut adat sunda pada jaman dahulu acara Ngalamar disebut juga Nyeureuhan dengan membawa sirih selengkapnya, yang mengandung makna :
  • bahwa agar keluarga dari kedua belah pihak dapat menjadi satu keluarga yang bahagia dalam ikatan kekeluargaan dan dapat menjalin silaturahmi dengan baik.
  • berharap akan seperti sirih selengkapnya, apabila disatukan menjadi makanan yang baik dan obat yang mujarab, dan diharapkan keluarga kedua belah pihak sama sama dapat menyesuaikan diri.
Pada acara ngalamar biasanya membawa uang yang tidak ditentukan besar kecilnya, hanya biasanya jumlah uang yang dibawa saat ngalamar menjadi ukuran berapa banyak uang yang akan di bawa saat seserahan dan biasanya sekitar 10 kali lipat yang dibawa pada saat ngalamar.

Pada waktu ngalamar juga ada yang memawa cincin meneng atau belah rotan,yang melambangkan kemantapan atau keabadian yang tidak akan lepas, sedangkan bundaran cincin melambangkan kasih sayang yang tidak beujung ( tidak ada habisnya ), Ada juga yang membawa cincin itu pada saat hari pernikahan karena jaman dulu tidak ada acara pertunangan.  Tunangan atau tukar cincin merupakan budaya barat yang sekarang banyak dilakukan oleh masyarakat kita.

Pada jaman dahulu tanda suatu pertunangan adalah dengan melakukan acara patukeur tameuh, yaitu penyerahan ikat pinggang yang terbuat dari kain pelangi atau kain polos berwarna hijau atau kuning emas kepada keluarga pihak calon mempelai wanita.

Pada acara ngalamar biasanya di lakukan pembicaraan untuk menetapkan waktu pernikahan, dan seandainya membawa cincin akan dipakaikan setelah acara akad nikah, meskipun antara wanita dan pria sudah ada ikatan namun belum disahkan jadi belum boleh melakukan hubungan suami istri dan hal itu sangat dilarang oleh agama.


  • SESERAHAN / MAWAKEUN


Seserahan atau Mawakeun adalah menyerahkan calon mempelai pria dengan membawa perlengkapan untuk pernikahan. Setelah acara ngalamar pihak calon mempelai pria melakukan persiapan dan mempersiapkan segala sesuatu yang akan dibawa dan diserahkan kepada calon mempelai wanita, antara lain :  Uang, pakaian, perabot rumah tangga, perabot dapur, dan barang barang yang akan diserahkan diberi bentuk bentuk serta hiasan hiasan yang menarik, makanan dan lain lain. Begitu pula dari pihak calon mempelai wanita menyerahkan sesuatu kepada pihak keluarga calon mempelai pria sebagai tanda terimakasih, biasanya berupa seperangkat pakaian pria, dan yang lainnya hanya merupakan syarat saja juga tidak sebanyak yang dibawa oleh pihak calon mempelai pria.
Biasanya sebelum berangkat untuk acara seserahan, dirumah calon mempelai pria diadakan selamatan ( ngarasulkeun ).

Pada saat acara seserahan calon mempelai pria memakai pakaian setengah resmi dan membawa bingkisan bingkisan yang telah dipersiapkan dan berangkat dengan diantar oleh kedua orang tuanya juga sanak saudara, setelah tiba di kediaman calon mempelai wanita dan diterima dengan suatu penyambutan, kemudian diadakan tanya jawab antara kedua belah pihak keluarga calon mempelai dengan mewakilkan pada seseorang yang dianggap lebih banyak pengalamannya, biasanya di lakukan dengan bahasa siloka atau bahasa pujangga walaupun sebenarnya masing masing pihak sudah mengetahui maksud kedatangan rombongan dari keluarga calon mempelai pria.

Acara seserahan dapat dilaksanakan 1 hari, 3 hari atau seminggu sebelum hari pernikahannya.
Disamping itu pada saat acara seserahan sesuai dengan tradisi jaman dahulu biasanya di bawa pula alat alat untuk ngeuyeuk seureuh ( biasanya dilaksanakan malam menjelang hari pernikahan ). Pada saat sekarang ini ngeuyeuk seureuh dilaksanakan sesudah acara seserahan, apabila tidak ada acara ngeuyeuk seureuh seserahan di lakukan sebelum upacara pernikahan.


  • NGEBAKAN

Ngebakan artinya memandikan. dalam hal ini memandikan calon pengantin

Maksud dan tujuannya adalah :

  • mohon do`a restu kepada ayah dan ibudan para sesepuh yang telah sukses dalam rumah tangganya dan diharapkan akan terlimpah pengaruh pengaruh yang baik baik dari mereka
  • untuk mensucikan jwa raga calon pengantin yang akan berumah tangga, dengan harapan segala cita citanya akan terlaksana dengan lancar dan selamat

alat alat yang disediakan adalah :

  • air bunga setaman ( 7 macam bunga wangi )
  • 2 (dua) helai kain sarung1 (satu) helai selendang batik
  • 1 (satu) helai handuk
  • padupaan (parupuyan)
  • baju kebaya
  • payung besar (apabila akan dimandikan di luar)
  • lilin
biasanya acara ngebakan didahului dengan pengajian, dan biasanya yang akan ngebakan calon pengantin jumlahnya ganjil yaitu 7- 9 orang termasuk orang tua dan para sesepuh, yang pertama memandikan adalah ayahnya , ibunya kemudian dilanjutkan oleh para sesepuh, selesai dimandikan calon pengantin diluluri badannya dan di keringkan dengan ratus wangi.

  • NGENINGAN

ngeningan yaitu ngerik calon panganten,menghilangkan bulu bulu halus di wajah ( bulu kalong), kuduk, membentuk amis cau/sinom, membuat godeg dan membuat kembang turi

alat alat yang disediakan adalah :

  • pisau cukur atau pisau lipat
  • sisir
  • gunting rambut
  • pinset
  • air bunga setaman
  • pelita/lilin
  • pedupaan/paruruyan
  • kain putih/mori

Cara ngerik :

  1. pengantin didudukan di atas kain putih menghadap ke kiblat (barat) atau tempat yang terang
  2. sebelum memulai ngerik, rambut calon penganten diikat/disanggul ke atas guna memudahkan pelaksanaan ngerik
  3. kemudian ibu rias membaca do`a lebih dahulu, memohon kepada Tuhan YME agar sukses hasil karyanya dan keselamatan calon penganten beserta keluarganya. 
  4. pada jaman dahulu perias yang akan ngerik calon pnganten suka membaca jangjawokan (kata kata pepatah/nasehat) pada waktu ngerik kelopak mata dan membentuk berkata: ulah sok sa tingali tingalina, pada waktu membuat kembang turi rambut dipelipis sebelum dipotong diukurnya sampai sebatas mulut berkata : ulah sok sadenge dengena , dan pada saat ngerik rambut di atas bibir berkata: ulah sok saomong omongeunnana
Bagian bagian yang akan dikerik :
    1) dahi
    2) pipi kiri dan kanan
    3) hidung
    4) bagian atas bibir
    5) dagu
    6) telinga kanan sampai ke bawah rahang
    7) samping leher kanan
    8) kuduk
    9) samping leher kiri
    10) telinga kiri sampai bawah rahang
    11) kelopak mata serta membentuk alis

Wednesday, August 22, 2018

Cara Menghitung Hari Pernikahan Berdasarkan Weton

Cara Menghitung Hari Pernikahan Berdasarkan Weton – Kepercayaan adalah simbol kemantapan hati. Jika seseorang bertindak berdasarkan apa yang ia percayai, maka segala urusan akan dilaksanakan dengan sepenuh hati. Begitu sebaliknya, jika bertindak pada sesuatu yang tidak dipercayai, maka yang ada hanyalah keraguan. Keraguan pada akhirnya kerap sekali berpangkal pada ketidaksuksesan. Termasuk juga soal kapan melangsungkan hari pernikahan.

menentukan hari pernikahan


Kita boleh tidak percaya pada hitungan jawa dalam menetapkan hari pernikahan berdasarkan weton. Tapi bagi mereka yang percaya, sulit untuk tidak bertindak berdasarkan kepercayaan ini. Jadi ada baiknya, bagi kita yang masih tersangkut paut dengan kebudayaan dan kepercayaan jawa soal hitungan pernikahan berdasarkan hari lahir, belajarlah mengenalnya.

Menghitung Hari Pernikahan Dalam Jawa

Langkah Pertama: Untuk menghitung kapan hari pernikahan terbaik menurut jawa, tidak bisa dilepaskan dari hari lahir dan nama pasaran kedua mempelai untuk kemudian dihitung nilainya (neptu).

Misalnya: Anton dan Yuni akan menikah. Anton lahir hari Sabtu Pahing dan Yuni lahir Selasa Kliwon. Kapankah hari terbaik mereka untuk melangsungkan menikah?

Untuk menjawab pertanyaan itu, pertama-tama kita harus menentukan jumlah nilai (neptu) gabungan kedua hari lahir pasangan. Nilai untuk tiap-tiap tanggal lahir telah ditentukan dalam jawa dalam tabel 1.

menentukan hari pernikahan


  • Anton lahir hari Sabtu Pahing, Jumlah Neptunya: 18
  • Yuni lahir Selasa Kliwon, Jumlah Neptunya: 11
  • Jadi gabungan kedua neptu mempelai sama dengan 29.


Hari baik untuk menikah dalam jawa ada pada tabel 2 di bawah ini

menentukan hari pernikahan


Jadi untuk melangsungkan hari nikah, sebaiknya dilaksanakan pada hari ke-1, 2 atau 3. Sebaiknya hindari penyelenggaraan pernikahan pada hari ke 4 dan 5. Cara menghitung hari adalah sebagai berikut:


  • (Jumlah Neptu Kedua Memperlai+Hari baik) : 5, Harus sisa 3
  • 3 di atas merujuk pada Tabel 2, yang menyatakan bahwa 3 adalah yang terbaik.
  • (29 + hari baik) : 5 = 3
  • Maka satu-satunya angka yang jika ditambahkan 29, lalu dibagi 5 sisa 3 adalah 9.
  • (29+9): 5 = 38:5, maka diperoleh 7 sisa 3.
  • Jadi hari terbaik untuk menyelenggarakan pernikahan adalah hari dengan neptu 9, yaitu hari Minggu Wage atau Senin Legi (lihat tabel 1).


Kapan Bulan Terbaik Melakukan Pernikahanya?


Untuk menjawab pertanyaan ini, kita bisa lihat pada tabel 3 berikut:

menentukan hari pernikahan


Sementara untuk jam terbaiknya, kamu bisa lihat pada tabel 4 berikut.

menentukan hari pernikahan


Itulah cara menghitung hari pernikahan hari baik menurut adat jawa. Perlu diingat, bahwa masing-masing daerah di jawa biasanya memiliki cara yang berbeda dalam menghitung. Itulah mengapa kerap sekali hasinya berbeda.

Artikel pernah tanyang di maumenikah.com

Tata Cara Pernikahan Adat Yogyakarta

Susunan pernikahan adat jogja. Pernikahan atau sering pula disebut dengan perkawinan merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah kehidupan setiap orang. Masyarakat Jawa memiliki sebuah adat atau cara tersendiri dalam melaksanakan upacara sakral tersebut, Upacara Pernikahan Adat Yogyakarta dimulai dari tahap perkenalan sampai terjadinya pernikahan atau akad Nikah. Biasanya dilanjutkan dengan Upacara Adat Panggih (optional). Tahapan-tahapan Upacara Pernikahan Adat Yogyakarta tersebut memiliki simbol – simbol dalam setiap sessionnya, atau biasa kita sebut sebagai makna yang terkandung dalam tiap tahapan Upacara Pernikahan Adat Yogyakarta. Adapun tahapan – tahapan dalam Upacara Pernikahan Adat Yogyakarta adalah sebagai berikut:

  • Pra-nikah

  • Nontoni

Proses nontoni ini dilakukan oleh pihak keluarga pria. Tujuan dari nontoni adalah untuk mengetahui status gadis yang akan dinikahkan dengan anaknya, apakah masih legan (sendiri) atau telah memiliki pilihan sendiri. Hal ini dilakukan untuk menjaga agar jangan sampai terjadi benturan dengan pihak lain yang juga menghendaki si gadis menjadi menantunya. Bila dalam nontoni terdapat kecocokan dan juga mendapat ‘lampu hijau’ dari pihak gadis, maka orang tua, keluarga besar beserta calon mempelai pria berkunjung ke rumah calon mempelai wanita untuk saling “dipertontonkan”.


  • Melamar

Dalam melamar seorang gadis yang akan dijadikan jodoh, biasanya dilakukan sendiri oleh pihak pria disertai keluarga seperlunya. Tetapi bagian ini bisa juga diwakilkan kepada sesepuh atau orang yang dipercaya disertai beberapa orang teman sebagai saksi. Setelah pihak pria menyampaikan maksud kedatangannya, orangtua gadis tidak langsung menjawab boleh atau tidak putrinya diperistri. Untuk menjaga tata trapsila, jawaban yang disampaikan kepada keluarga laki-laki akan ditanyakan dahulu kepada sang putri. Untuk itu pihak pria dimohon bersabar. Jawaban ini tentu saja dimaksudkan agat tidak mendahului kehendak yang akan menjalankan, yaitu sang gadis, juga agar taj menurunkan wibawa pihak keluarganya. Biasanya mereka akan meminta waktu untuk memberikan jawaban sekitar sepasar atau 5 hari. Namun, pada zaman sekarang ini, proses melamar ini sudah dianggap sangat biasa sehingga bias langsung dijawab dan tidak perlu menunggu jawaban selama 5 hari.


  • Paningset atau Srah-srahan

Apabila sang gadis bersedia dijodohkan dengan pria yang melamarnya, maka jawaban akan disampaikan kepada pihak keluarga pria, sekaligus memberikan perkiraan mengenai proses selanjutnya. Hal ini dimaksudkan agar kedua keluarga bisa menentukan hari baik untuk mewujudkan rencana pernikahan. Pada saat itu, orangtua pihak pria akan membuat ikatan pembicaraan lamaran dengan pasrah paningset (sarana pengikat perjodohan). Paningset diserahkan oleh pihak calon pengantin pria kepada pihak calon pengantin wanita paling lambat lima hari sebelum pernikahan. Namun belakangan, dengan alasan kepraktisan, acara srah-srahan paningset sering digabungkan bersamaan dengan upacara midodareni.


  • Pengajian

Biasanya pada zaman sekarang, adat pernikahan yang dilakukan sudah tidak sekental dulu, karena zaman sekarang proses yang dilakukan lebih mengarah ke agama masing-masing, contohnya agama islam dengan mengadakan pengajian pada siang hari sehari sebelum hari jadi. Kalau mengikuti adat yang sebenarnya, setelah paningset itu ada acara Sowan Luhur yaitu seperti ziarah ke makam leluhur untuk meminta doa restu, dilanjutkan dengan beberapa proses yang mengarah ke persembahan untuk leluhur yang pada zaman sekarang jarang dilakukan karena ada yang beranggapan tidak sesuai dengan syariat Islam dan tidak praktis.

  • Siraman dan Dodol Dawet

Siraman- Peralatan yang dipakai untuk siraman adalah sekar manca warna yang dimasukkan ke dalam jembangan, kelapa yang dibelah untuk gayung mandi, serta jajan pasar, dan tumpeng robyong. Air yang dipergunakan dalam siraman ini diambil dari tujuh sumber air, atau air tempuran. Tata caranya :
Masing-masing sesepuh melaksanakan siraman sebanyak tiga kali dengan gayung yang terbuat dari tempurung kelapa yang diakhiri siraman oleh bapak mempelai wanita. Setelah itu bapak mempelai wanita memecah klenthing atau kendhi, sambil berucap ‘ora mecah kendhi nanging mecah pamore anakku’.
Seusai siraman calon pengantin wanita dibopong (digendong) oleh ayah ibu menuju kamar pengantin. Selanjutnya sang Ayah menggunting tigas rikmo (sebagian rambut di tengkuk) calon pengantin wanita. Potongan rambut tersebut diberikan kepada sang ibu untuk disimpan ke dalam cepuk (tempat perhiasan), lalu ditanam di halaman rumah. Upacara ini bermakna membuang hal-hal kotor dari calon pengantin wanita. Kemudian rambut calon pengantin wanita dikeringkan sambil diharumi asap ratus, untuk selanjutnya ‘dihalubi-halubi’ atau dibuat cengkorong paes. Selanjutnya rambut dirias dengan ukel konde tanpa perhiasan, dan tanpa bunga.



Setelah proses siraman, ada suap-suapan tumpeng yang dilakukan orangtua mempelai wanita, maknanya ini adalah suapan terakhir sebelum sang anak menjadi milik orang lain.

Dodol Dawet- Pada saat calon pengantin dibuat cengkorong paes (mencukur rambut halus disekitar kening dan di hias) itu, kedua orangtua menjalankan tatacara ‘dodol dawet’ (menjual dawet). Disamping dawet itu sebagai hidangan, juga diambil makna dari cendol yang berbentuk bundar merupakan lambing kebulatan kehendak orangtua untuk menjodohkan anak.
Bagi orang yang akan membeli dawet tersebut harus membayar dengan ‘kreweng’ (pecahan genting yang sudah dibentuk seperti koin) bukan dengan uang. Hal ini menunjukkan bahwa kehidupan manusia berasal dari bumi. Yang melayani pembeli adalah ibu, sedangkan yang menerima pembayaran adalah bapak. Hal ini mengajarkan kepada anak mereka yang akan menikah tentang bagaimana mencari nafkah sebagai suami istri , harus saling membantu.



  • Midodareni


Malam menjelang dilaksanakan ijab dan panggih disebur malam midodareni. Midodareni berasal dari kata widodari. Masyarakat Jawa tradisional percaya bahwa pada malam tersebut, para bidadari dari kayangan akan turun ke bumi dan bertandang ke kediaman calon pengantin wanita, untuk menyempurnakan dan mepercantik pengantin wanita. Calon pengantin wanita sendiri tidak diperkenankan keluar dari kamar pengantin dan tidak boleh bertemu dengan calon pengantin pria. Biasanya, dari pihak teman-teman dan kerabat pengantin wanita yang akan menemani didalam kamar sampai akhir acara. Prosesi yang dilakukan:
-Datangnya calon pengantin ke tempat calon mertua. ‘Njonggol’ diartikan sebagai menampakkan diri. Tujuannya untuk menunjukkan bahwa dirinya dalam keadaan sehat dan selamat, dan hatinya telah mantap untuk menikahi putri mereka. Selama berada di rumah calon pengantin wanita, calon pengantin pria menunggu di beranda dan hanya disuguhi air putih. (jarang dilakukan)
-Kedua orangtua mendatangi calon pengantin wanita di dalam kamar, menanyakan kemantapan hatinya untuk berumah tangga. Maka calon pengantin wanita akan menyatakan ia ikhlas menyerahkan sepenuhnya kepada orangtua, tetapi mengajukan permintaan kepada sang ayah untuk mencarikan ‘kembar mayang’ sebagai isyarat perkawinan.
-Turunnya kembar mayang merupakan saat sepasang kembar mayang dibuat. Kembar mayang ini milik para dewa yang menjadi persyaratan, yaitu sebagai sarana calon pengantin perempuan berumah tangga. Dalam kepercayaan Jawa, kembar mayang hanya dipinjam dari dewa, sehingga apabila sudah selesai dikembalikan lagi ke bumi atau dilabuh melalui air. Dua kembar mayang tersebut dinamakan Dewandaru dan Kalpandaru. Dewandaru mempunyai arti wahyu pengayoman. Maknanya adalah agar pengantin pria dapat memberikan pengayoman lahir dan batin kepada keluarganya. Sedangkan Kalpandaru, berasal dari kata kalpa yang artinya langgeng dan daru yang berarti wahyu. Maksudnya adalah wahyu kelanggengan, yaitu agar kehidupan rumah tangga dapat abadi selamanya.
Kembar Mayang ini sudah sangat jarang sekali dilakukan, karena waktu yang harus dilakukan adalah tengah malam sehingga sangat tidak praktis. Selain itu, prosesi ini lebih mengarah ke para leluhur dan para dewa sehingga lebih baik tidak dilakukan untuk mengindari anggapan musyrik bagi agama islam.




Acara Nikahan

  • Ijab Panikah

Pelaksanaan ijab panikah ini mengacu pada agama yang dianut oleh pengantin. Dalam tata cara Keraton, saat ijab panikah dilaksanakan oleh penghulu, tempat duduk penghulu maupun mempelai diatur sebagai berikut :

  • Pengantin laki-laki menghadap barat
  • Naib di sebelah barat menghadap timur
  • Wali menghadap ke selatan, dan para saksi bisa menyesuaikan

Dalam kepercayaan agama islam yang sebenarnya, saat prosesi Ijab, pengantin wanita tidak diperkenankan bersanding dengan pengantin pria, karena dianggap belum sah secara agama. Pengantin wanita biasanya menunggu diruangan lain dan mendengarkan.
Saat prosesi ijab selesai dan sudah sah secara agama dan hukum dengan menandatangani berkas-berkas KUA, sang peghulu dan saksi akan mendatangi ruangan pengantin wanita untuk menandatangani berkas-berkas KUA.
Setelah semuanya selesai, pengantin wanita akan keluar menuju tempat Ijab didampingi dua orang sesepuh keluarga (diwajibkan wanita yang sudah menikah)
Saat sampai di tempat Ijab, sang pengantin biasanya saling bertukar cincin dan menyerahkan mas kawin atau mahar.



  • Upacara Adat Panggih


Panggih dalam bahasa Jawa berarti bertemu, merupakan budaya tradisional yang dilaksanakan setelah acara akad nikah. Maknanya agar pasangan yang baru menikah dapat menjalani kehidupan rumah tangga mereka dengan bahagia dan sejahtera diiringi restu dari kedua orang tua serta sanak saudara.
Perlengkapan yang dipakai dalam upacara ini diantaranya : Pisang Sanggan, terdiri dari buah pisang raja, suruh ayu (daun sirih yang masih segar), gambir, kembang telon (3 macam bunga : mawar, melati, dan kantil), lawe wenang (benang warna putih untuk mengikat daun sirih) diletakkan pada nampan terhias daun pisang melambang kemantapan pengantin menjalani pernikahan yang suci.
Selain itu juga terdapat daun beringin, nanas, melati, padi, kapas, cengkir dimaknakan agar perjalanan hidup kedua mempelai lancar tidak menemui halangan dan rintangan sehingga cepat mencapai kebahagiaan hidup. Gantal (daun sirih yang sudah di ikat oleh benang). Ranupada (tempat mencuci kaki) yang terdiri gayung, bokor, baki, bunga sritaman dan telur untuk acara ngindak endog. Beras, koin, biji-bijian,kantung dari kain, kain sebesar taplak untuk Kacar kucur. Nasi beserta lauk pauk untuk Dulangan (suapan)

Tata cara:

  • Pengantin pria bersiap di tempat yang telah ditentukan, sedangkan pengantin wanita berada diarah yang berlawanan. Orang tua pengantin wanita sudah siap menyambut kedatangan pengantin pria.
  • Penyerahan Pisang Sanggan
    Upacara panggih diawali dengan penyerahan pisang sanggan yang diberikan kepada pihak mempelai wanita dari pihak mempelai pria.
  • Gantel atau Lempar Sirih
    Kedua pasangan ini saling melempar sirih yang telah diikat oleh benang berwarna putih dengan harapan semoga semua godaan hilang terkena lemparan itu. Ada filosofi sendiri mengenai lempar sirih, pengantin wanita disarankan melempar duluan supaya saat berumah tangga, si wanita tidak di ‘injak-injak’ oleh si lelaki.
  • Ngidak Endhog (Menginjak Telur)
    Acara dilanjutkan dengan menginjak telur ayam yang dilakukan oleh pengantin pria kemudian dibersihkan atau dicuci kakinya oleh pengantin wanita.
  • Kacar Kucur
    Pengantin pria mengucurkan penghasilan kepada pengantin perempuan berupa uang receh beserta kelengkapannya (beras, serta biji-bijian). Di tampung di kantung yang terbuat dari kain, yang bermakna bahwa kaum pria bertanggung jawab memberi nafkah kepada keluarga. Kemudian kain itu diikat lalu diserahkan kepada ibu pengantin wanita memiliki makna membantu orang tua.
  • Dulangan
    Pengantin pria membuat nasi kepal tiga kali lalu menyuapinya ke pengantin wanita, maknanya adalah perpaduan kasih pasangan laki-laki dan perempuan.
  • Sungkeman
    Acara terakhir ditutup dengan acara sungkeman. Kedua mempelai berlutut atau jongkok didepan orang tuanya sebagai ungkapan bakti kepada orang tua serta mohon doa restu.


Inilah beberapa informasi yang saya dapat tentang Penikahan Adat Yogyakarta, saya mendapat informasi sebagian dari internet dan menanyakan secara langsung pada saat acara pernikahan tante saya di Yogyakarta pada 23-24 September 2016 kemarin. Saya sendiri tidak banyak memiliki dokumentasi lengkap karena saya sendiri baru datang pada sore hari sebelum Prosesi Midodareni, dan saya sendiri cukup sibuk membantu jalannya acara sehingga tidak sempat mengabadikan semua prosesi.

Beberapa informasi tambahan saya dapat dari hasil wawancara saya dengan MC dari acara tersebut yaitu Bapak Ir. Sunardi. Beliau adalah kenalan keluarga besar Ibu saya, beliau juga menjadi MC pernikahan orang tua saya 25 tahun yang lalu. Bapak Sunardi ini sudah sangat berpengalaman di bidang pernikahan adat sejak kurang lebih 30 tahun yang lalu. Wawancara yang saya lakukan ini tidak resmi dan bersifat spontan di sela-sela beliau membawakan acara.

Sumber-sumber:
http://sanggarriasshella.blogspot.co.id/2013/10/tata-urutan-upacara-pengantin-jawa.html
https://sandraproject.wordpress.com/2012/04/15/upacara-panggih-dalam-pernikahan-adat-jawa/
http://atyasekar31.blogspot.co.id/2016/09/tata-cara-pernikahan-adat-yogyakarta_29.html