Showing posts with label Persiapan Pernikahan. Show all posts
Showing posts with label Persiapan Pernikahan. Show all posts

Sunday, July 23, 2023

Riasan Pengantin Alami untuk Kulit Gelap Menonjolkan Kecantikan Asli dalam Momen Bahagia

Pernikahan adalah momen berharga yang akan diingat sepanjang kehidupan. Saat menjadi pengantin, tampilan yang mempesona adalah impian setiap wanita. Bagi wanita dengan kulit gelap, riasan pengantin alami adalah pilihan yang sempurna untuk menonjolkan kecantikan asli mereka. Artikel ini akan membahas tentang tips dan trik riasan pengantin alami yang akan membuat kulit gelap bersinar dalam momen bahagia ini.


Riasan Pengantin Alami untuk Kulit Gelap

Persiapan Kulit Sebelum Pernikahan

Sebelum merias wajah, persiapkan kulit dengan baik. Rutin melakukan perawatan kulit seperti eksfoliasi dan pelembap akan membantu kulit gelap Anda tampil berseri dan segar pada hari pernikahan.


Warna Foundation yang Tepat

Pilihlah foundation dengan warna yang tepat untuk kulit gelap Anda. Pilihlah foundation dengan undertone hangat yang akan menyatu sempurna dengan warna kulit Anda.


Highlight dan Kontur yang Ringan

Teknik highlight dan kontur akan membantu menonjolkan fitur wajah Anda. Gunakan warna-warna yang lebih gelap untuk kontur dan warna-warna yang lebih terang untuk highlight, tetapi pastikan untuk melakukan dengan ringan agar tampilan tetap alami.


Eyeshadow yang Menawan

Untuk riasan mata, pilih eyeshadow dengan warna netral atau warna-warna yang sesuai dengan warna kulit Anda. Warna-warna cokelat, tembaga, atau ungu tua akan memberikan tampilan yang memukau pada mata Anda.


Eyeliner dan Maskara yang Menyempurnakan Mata

Gunakan eyeliner dengan warna gelap untuk membuat mata Anda tampak lebih besar. Tambahkan maskara agar bulu mata Anda terlihat lebih panjang dan bervolume.


Blush On dengan Warna Hangat

Pilih blush on dengan warna hangat, seperti peach atau merah muda, untuk memberikan sentuhan alami pada pipi Anda. Blush on yang diterapkan dengan ringan akan memberikan tampilan yang segar dan sehat.


Warna Lipstik yang Memikat

Pilih lipstik dengan warna yang memikat, seperti merah atau plum, yang akan menyempurnakan riasan pengantin Anda. Pastikan lipstik yang Anda pilih melembapkan bibir dan tahan lama.


Riasan pengantin alami adalah pilihan yang sempurna untuk kulit gelap. Dengan persiapan kulit yang tepat, pemilihan warna yang sesuai, dan teknik yang ringan, riasan pengantin alami akan menonjolkan kecantikan asli Anda dalam momen bahagia pernikahan. Ingatlah untuk merencanakan riasan dengan cermat dan mencoba beberapa riasan sebelum hari pernikahan untuk memastikan tampilan yang sesuai dengan kepribadian dan selera Anda. Semoga artikel ini memberikan inspirasi dan membantu Anda meraih tampilan riasan pengantin alami yang memukau pada hari istimewa Anda.

Pernikahan Intim di Pantai Mempererat Cinta dalam Keindahan Alam

Pernikahan intim di pantai adalah impian banyak pasangan yang menginginkan momen bahagia yang romantis dan akrab dengan alam. Suara deburan ombak, pasir lembut di bawah kaki, dan langit biru yang luas menciptakan suasana yang magis untuk momen istimewa ini. Artikel ini akan membahas tentang keindahan pernikahan intim di pantai dan memberikan inspirasi tentang bagaimana menciptakan momen tak terlupakan dalam keindahan alam tersebut.


Pernikahan Intim di Pantai


Pilih Lokasi Pantai yang Spesial

Pilih lokasi pantai yang memiliki makna khusus bagi Anda dan pasangan. Apakah itu pantai tempat Anda pertama kali bertemu atau pantai yang selalu menjadi tempat khusus dalam hubungan Anda, memilih lokasi yang tepat akan menambah sentuhan romantis pada pernikahan intim Anda.


Dekorasi Sederhana yang Menyatu dengan Alam

Biarkan keindahan alam menjadi bintang dalam dekorasi pernikahan Anda. Gunakan dekorasi yang sederhana, seperti hiasan bunga segar, lampion, dan anyaman bambu, yang menyatu dengan lingkungan pantai.


Gaun Pengantin Ringan dan Anggun

Pilih gaun pengantin yang ringan dan anggun untuk pernikahan di pantai. Gaun dengan bahan ringan dan potongan sederhana akan memberikan kenyamanan dan elegansi saat Anda berjalan di atas pasir.


Riasan Wajah yang Alami

Perkuat kesan alami dengan riasan wajah yang ringan dan segar. Tambahkan sentuhan warna alami pada bibir dan pipi untuk menciptakan penampilan yang cantik dan mempesona.


Musik Akustik untuk Atmosfer Romantis

Tetapkan suasana romantis dengan musik akustik selama upacara pernikahan. Suara alat musik seperti gitar atau ukulele akan menyatu dengan bunyi ombak dan menciptakan momen yang mengharukan.


Pilihan Hidangan Segar dan Lautan

Tawarkan hidangan yang segar dan lezat untuk tamu Anda. Pilih hidangan dengan bahan-bahan alami dan hidangan laut yang akan menyempurnakan suasana pantai.


Fotografi yang Menangkap Keindahan Alam

Pastikan fotografi pernikahan Anda menangkap keindahan alam di sekitar Anda. Jadikan momen-momen alami sebagai latar belakang foto Anda, seperti matahari terbenam di cakrawala atau jejak kaki di pasir.


Pernikahan intim di pantai adalah pilihan yang mempesona bagi pasangan yang menginginkan momen bahagia yang tak terlupakan dalam keindahan alam. Dengan lokasi pantai yang spesial, dekorasi yang menyatu dengan lingkungan, gaun pengantin ringan, dan suasana romantis, pernikahan Anda akan menjadi momen penuh cinta dan kedekatan. Tetapkan momen-momen berharga ini dalam foto-foto indah yang mengabadikan keindahan alam di sekitar Anda. Semoga artikel ini memberikan inspirasi untuk merencanakan pernikahan intim di pantai yang menjadi kenangan yang tak terlupakan sepanjang hidup.

Friday, November 30, 2018

Model Rias Pengantin Adat Jawa

Model Rias Pengantin Adat Jawa. Berbagai jenis gaya tata rias pengantin yang ada di Indonesia, setiap daerah memiliki ciri khas dan adat sendiri-sendiri termasuk riasan adat Jawa. Rias pengantin jawa ini mempunyai ciri khas tersendiri yakni ada riasan hitam di bagian dahi pengantin wanitanya. Selain itu berbagai jenis model tata rias pengantin serta busana yang dikenakan memiliki filosofi sendiri-sendiri. Hal tersebut dikarenakan karena adat Jawa sangat identik dengan kepercayaan tertentu yang masih melekat hingga sekarang ini. Rias pengantin adat Jawa serta busana yang dipakai memang terlihat selaras apabila dilihat secara keseluruhan. Namun jika dilihat dengan detail, pasti ada perbedaan meskipun sedikit.

Berikut adalah beberapa jenis model tata rias pengantin adat jawa yang biasa dipakai ketika pernikahan, yaitu :

Riasan Yogya Putri
Salah satu model tata rias pengantin khas Jawa yang dikenakan yaitu Yogya Putri. Ciri khas riasan ini adalah bagian rambut belakang disanggul serta menggunakan cunduk dan pelat gunungan pada bagian atas rambut. Ditambahkan bunga melati pada bagian bawah gunungan serta ada hiasan pada kanan kiri dan juga dilengkapi hiasan bunga. Riasan hitam pada bagian dahi memakai pinggiran warna emas. Untuk mempercantik telingan serta leher ditambah kalung dan anting serta aksesoris pada bagian lengan. Kemudian busana pengantin memakai kain batik ataupun jarik yang dikreasikan rupa serta diikat pada bagian atas perut.


      Riasan Yogya Paes Ageng



Riasan gaya Paes Ageng mirip dengan seperti Yogya Purti, namun untuk bagian rambut pengantin wanita dibiarkan menjuntai ke bawah. Sekarang ini pemakaian busana pengantin adat Jawa sudah mengalami perubahan seperti pemakaian kebaya panjang. Riasan ini tidak harus memakai kain yang dibalutkan seperti gaya yogya putri. Setiap pengantin bisa menentukan busana yang akan dipakai.
      Riasan Yogya Jangan Menir



Gaya riasan Yogya Jangan Menir biasanya memakai busana tanpa memakai dodot. Riasana ini tidak jauh berbeda dengan 2 macam riasan yang sudah disebutkan. Seperti adanya hijab yang sudah menjadi tren busana sekarang ini, pemakaian hijab pada riasan pengantin adat Jawa ini juga direalisasikan. Inner hijab hitam bisa dipakai sebagai penutup kepala. Oleh karenanya dengan memakai hijab pada riasan pengantin adat Jawa ini, perlu dibutuhkan penyesuaian busana yang dikenakan.
      Riasan Solo Bahasan



Riasan ini mempunyai perbedaan pada paesnya, paes solo tidak memakai pinggiran warna emas namun hanya memakai warna hitam. Ciri khas lain dari rias solo yaitu pengantin wanita biasa mengenakan kemben, kain dodot serta sampur. Selain itu pada proses ritual pengantin juga memakai kain warna merah. Riasan paes dibentuk pada godheknya jadi lebih lebar dan berbeda gaya Jogya. Bagian atas paes hanya memakai aksesoris ukuran yang lebih kecil serta bentuk berbeda dengan gaya Jogya. Cunduk yang dipakai lebih banyak yaitu berjumlah sembilan dan juga ada aksesoris bunga melati. Bunga melati ini ditempatkan di atas sanggul dengan memutar mengikuti bentuk sanggul serta menutupi bagian sanggul dibagian belakang.
      Riasan Solo Putri



Riasan Solo Putri mempunyai ciri khas yang hampir mirip dengan Solo Bahasan, yaitu memakai riasan hitam yang pekat di dahi. Gaya rambut yang pakai adalah gaya ukel besar yang ditambah dengan aksesoris bunga melati serta cunduk sisir dan cunduk pentul di bagian atas kepala. Kaitannya dengan busana biasanya memakai kain beludru hitam dengan tambahan benang emas. Hiasan benang emas ini dibentuk menjadi berbagai jenis kreasi misalnya suluran atau bunga. Untuk ukuran kalung yang digunakan lebih simpel dan kecil.

Monday, November 12, 2018

Share Pengalaman Tentang Persyaratan Menikah dengan TNI

Menikah dengan TNI. Menurut pengamatan saya di media sosial, secara umum syarat menikah dengan TNI adalah sama. Hanya satu atau dua detail saja yang berbeda, contoh adalah soal tes keperawanan.

Saya sudah lupa syarat-syaratnya, Berusaha mencari berkas nikah lima tahun lalu tapi entah diletakkan di mana. Abisnya suka pindah-pindah sih, jadi kadang tumpukan kertas gitu jadi berasa nggak penting lagi. Tenang saja, nanti calon suami pasti ngasih tau berkas apa saja yang harus disiapkan kok.

Share Pengalaman Tentang Persyaratan Menikah dengan TNI

Nikah kantor itu apa?

Sebenarnya tidak ada istilah nikah kantor, namun lebih tepatnya adalah pengajuan permohonan izin menikah. Nikah kantor adalah istilah yang dipakai orang-orang untuk menyebut rangkaian pengajuan permohonan izin menikah tersebut. Biar lebih singkat dan padat gitulah

Pengalaman pengajuan nikah saya

Intinya, menikah dengan tentara hampir sama ketika menikah dengan lelaki sipil. Harus melewati birokrasi RT hingga kelurahan. Pembedanya adalah kita harus menyertakan SKCK, SKBD, dan surat kesehatan dari rumah sakit.

SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) dikeluarkan oleh Polres. Sebagai bukti kalau calon pengantin perempuan dan kedua orangtuanya tidak pernah terlibat tindakan kriminal. SKBD (Surat Keterangan Bersih Diri) adalah surat keterangan dari Koramil yang menyatakan pihak calon pengantin perempuan dan kedua orangtuanya bebas dari garis keturunan PKI. Surat kesehatan ketika saya pengajuan meliputi laporan kesehatan umum, serta keterangan bebas HIV dan narkoba, Udah gitu aja.

Jadi saya luruskan dulu. Saya dan calon suami waktu itu melewati masa pengajuan terpisah. Suami saya berdinas di Lanud Maimun Saleh, Sabang. Karena jarak yang terlampau jauh, akhirnya saya dititipkan untuk mengadakan pengajuan di Lanud Abdul Rachman Saleh, Malang. Lho, kok bisa gitu? Entahlah. Haha. Itu calon suami saya yang mengordinasikan. Saya tinggal datang ke kantor intel Lanud Abdul Rahman Saleh untuk menjalani tes tulis dan wawancara. Pada satuan lain, biasanya calon suami-istri wajib hadir berdua.

Serem nggak waktu diinterogasi intel?

Tidak ada interogasi yaa, kami kayaknya cuma ngobrol-ngobrol aja. Saya merasa sedang tidak diwawancarai sama sekali, malah cenderung santai dan guyon. Tapi dalam santai dan guyon itulah mungkin sebenarnya tanpa sadar saya sedang diselidiki. Bapaknya lucu banget sih, jadi beban 'nikah kantor' yang kata orang-orang bikin lelah dan tertekan tidak saya rasakan. Saya cuma agak capek ngisi berlembar-lembar pertanyaan, soalnnya harus saya kerjakan sendirian. Terimakasih buat bapak intel yang telah bersedia meminjami saya pulpen hingga tintanya habis karena dipakai untuk mengerjakan esai yang mirip pelajaran PPKn

Apakah saya harus memakai seragam organisasi istri ketika pengajuan?

Saya menikah tahun 2012, waktu itu ketentuan mengenakan Pakaian Seragam Kerja belum ada. Saya datang dengan berpakaian bebas rapi semi formal. Tapi sekarang sepertinya ketika pengajuan sudah harus memakai baju PSK tanpa lencana. Menurut saya itu aturan bagus, sebab kalau tidak begitu biasanya istri-istri sama sekali tidak mempunyai PSK hingga bertahun-tahun pernikahannya.

Apakah harus hafal NRP suami dan lagu mars serta hymne?

Lebih baik memang hafal. Di beberapa satuan memang ada tes menyanyikan lagu mars dan hymne organisasi istri, bahkan ada yang mengharuskan hafal surat-surat tertentu dalam Al Quran. Tapi saya tidak melewati ujian tersebut.

Apakah ketika pengajuan harus menghadap banyak pejabat satuan?

Iya betul. Tapi saya juga tidak melewati moment hadap-menghadap itu. Satu-satunya yang saya temui ya bapak intel yang meminjami saya pulpen.

Kok enak banget pengajuannya?

Jikapun dianggap enak, itu sudah rejeki saya. Jadi jalan saya menuju pernikahan memang dimudahkan oleh Allah. Jika proses pengajuan kamu lebih rumit itu juga rejeki kamu, sebab jadi lebih kaya akan pengalaman.

Sumber : http://lovingloreng.blogspot.com/2018/03/faq-apa-persyaratan-menikah-dengan-tni.html

Pernikahan Militer dengan Pedang Pora Wajibkah ?

Pernikahan Militer Pedang Pora. Pedang pora adalah tradisi pernikahan militer jika calon suami kamu adalah perwira. Jika bukan perwira, maka kamu tetap bisa berpesta pora, tapi beda istilah. Jika calon suami dari golongan bintara, maka disebut sangkur pora. Jika calon suami dari golongan tamtama, biasanya disebut hasta pora. Biasanya resepsi dengan pesta pora diadakan di gedung, tapi banyak juga kok yang menghelatnya di halaman rumah, Pesta pora hanya dilakukan sekali seumur hidup, biasanya pada pernikahan pertama. Jika suatu hari pak tentara nikah lagi karena tidak bisa bersatu dengan istri pertama dengan berbagai alasan, maka pernikahan keduanya sudah tidak bisa lagi diadakan pesta pora.



Resepsi pernikahan 'pora-pora' sebenarnya tidak wajib. Namun jika ingin dan mampu mengadakannya, maka boleh deh. Soalnya keren banget kok, apalagi ini moment sekali seumur hidup yang biasanya paling ditunggu oleh para gadis. Namun jika tidak mampu, hendaknya tidak memaksakan diri cuma karena 'gue pengen'. Kebahagiaan rumahtangga tidak ditentukan oleh pesta pora tersebut, apalagi sebagai istri tentara, pasti suatu saat akan mengalami masa-masa sulit. Di sini komitmen lebih dibutuhkan daripada kemeriahan pesta sehari.
Apa yang harus disiapkan jika ingin mengadakan pesta pora?

Dana yang cukup. Tentu saja, hahaha. Kan harus mikirin segala akomodasi pasukan jajar kehormatan. Misal satu personel habis sejuta, terus ada sepuluh personel di jajar kehormatan, tinggal dikalikan deh. Itu belum termasuk bayar gedung pelaminan, katering, undangan, souvenir, dan lain-lain loh ya. Belum lagi kebutuhan untuk menyambut Bapak-Ibu komandan yang akan menjadi inspektur upacara. Ibarat kebutuhan, ijab qobul dan walimatul ursy adalah kebutuhan primer, resepsi adalah kebutuhan sekunder, dan resepsi dengan pesta pora adalah kebutuhan tersier. Jadi bijaksanalah ketika mengambil keputusan. Berikut ini daftar pertanyaan yang mungkin bisa direnungkan sebelum mengambil keputusan pernikahan menggunakan tradisi pesta pora atau tidak.

  • Siapa yang membiayai, Orangtua atau mempelai sendiri?
  • Darimana uang tersebut, Dari tabungan atau berhutang?
  • Jika saya mengadakan pesta dengan berhutang, apakah saya sanggup melunasinya?
  • Jika saya mengadakan pesta dengan tabungan, apakah masih ada cukup dana lagi untuk kebutuhan setelah pernikahan?
  • Apakah kedua orangtua saya sehat, tidak menderita sakit yang memerlukan banyak biaya berobat?
  • Apakah saudara-saudara saya sudah ada dana untuk melanjutkan pendidikan?
  • Apakah pernikahan dengan pesta pora nantinya bisa menjamin kehidupan rumahtangga saya bahagia, aman tanpa goncangan?
  • Apakah 'amplop' dari tamu undangan bisa mengembalikan modal? 

Yep. Resepsi pesta pora memang memerlukan energi dan persiapan yang lebih hectic, namun semua itu akan terbayar ketika melihat foto dan video dokumentasi. Jika mau tanya apa saja detailnya, maka dijabarkan di blog bisa makan waktu berhari-hari untuk menuliskannya. Tenang saja, calon suami pasti tahu apa yang harus dilakukan. Dialah yang akan memberi pengarahan terperinci kepada keluarga maupun wedding organizer sebagai penyelenggara hajatan. Sebagai pengantin wanita, kita tinggal persiapkan mental, gimana caranya agak nggak keder dan tetap tersenyum cantik waktu berjalan melewati pasukan jajar kehormatan.

Sunday, November 11, 2018

Tips Cari Gedung Pernikahan mu

Gedung Pernikahan. Ada beberapa pertimbangan kenapa akhirnya kami pilih adain di gedung ya yang paling utama karena gak mau repot untuk beberes rumah setelah event. Untuk para capeng, berikut ini gw share tips-tips mengadakan resepsi di gedung yang diangkat dari pengalaman gw sendiri hahaha… Yuk, simak tips memilih venue gedung pernikahan ala gw.

Tips Cari Gedung Pernikahan mu

Tentuin lokasi dan tanggal pernikahan


Ini keputusan biasanya perlu masukan dari keluarga kedua belah pihak dan untuk waktu menurut gw idealnya sekitar 6 bulan lebih dari kalian memutuskan untuk menikah di gedung. Soalnya, perlu waktu untuk melengkapi syarat dan berkas KUA, cari-cari gedung, siapin undangan dan souvenir, icip-icip masakan dari calon catering, dan lain sebagainya. Ibarat kata, pernikahan yang bisa dibilang sekali seumur hidup, kalau gak well prepared ya bisa-bisa berantakan.

Penentuan hari Sabtu atau Minggu nya, acara malam atau siang nya juga harus dipertimbangkan ya.

Sementara untuk lokasi, perlu diperhatikan juga jarak antara dari lokasi kalian, lokasi keluarga dan teman-teman kalian, akses ke gedung tersebut apakah macet, bisa dilewatin motor atau hanya mobil saja (bahkan sebaliknya), kalau hari minggu pagi juga biasanya di daerah Jakarta ada car free day (antisipasi supaya kamu atau pak penghulunya gak pusing nyari alternatif jalan untuk acara akad haha XD).

Tentuin jumlah tamu undangan


Istilah yang familiar di kalangan bride to be yaitu 1 undangan = 2 tamu, jadi misal dibilang mampu menampung 1000 tamu sama saja dengan 500 undangan.

Pastikan kalau kapasitas gedung pernikahan kamu cukup untuk tamu yang mau kamu undang. Jangan sampe ternyata gak cukup, jadinya malah sumpek karena kebanyakan orang. Begitu sebaliknya, nyewa ruangan luas tapi yang dateng dikit juga gak bagus karena terkesan sepi.

Penentuan jumlah tamu undangan juga ngebantu banget loh untuk filter pilihan gedung. Bukan hanya kapasitas di gedungnya aja yang kamu perhatiin, tapi juga kapasitas lahan parkirnya. Kasihan kan tamunya kalau muter-muter cuma buat nyari parkiran.

Booking gedung dari jauh-jauh hari


Percayalah, persaingan gedung pernikahan itu nyata adanya, terlebih gedung di Jakarta yang letaknya strategis dan harganya terjangkau. Misalnya aja, Gedung Departemen Pertanian, gw telf di bulan Mei 2017 ternyata sudah fullbooked sampai Desember 2018. Gilee cui ampe akhir tahun depan, bayangin ajaa… *geleng-geleng kepala*

Semakin kalian undur cari gedung, percaya deh belum tentu kalian bisa dapet tanggal yang kalian udah tentuin. Apalagi, kalau kalian pengen tanggal cantik wah siap-siap menghadapi persaingan yang lebih ketat. Pilihannya antara kalian cari gedung lain atau geser tanggal pernikahan. Belum lagi, nentuin gedung itu ya jodoh-jodohan aja, bagi kalian sreg tapi keluarga kalian belum tentu sreg.

Gimana cara booking gedung? Kontaknya kemana? Jangan malas blogwalking dan join forum wedding untuk menambah insight mengenai gedung pernikahan. Biasanya sudah banyak postingan berseliweran mengenai review suatu gedung lengkap dengan PIC pengelola gedung, penampakan gedungnya, fasilitas gedung dan informasi lainnya. Jadi, kamu gak mesti mengunjungi semua gedung hanya sekedar ‘melihat’.

Bahkan di forum-forum banyak yang menawarkan over DP gedung pernikahan mereka di tanggal tertentu dengan harga yang lebih murah lho (karena ada beberapa yang butuh uang cepet juga demi mengembalikan uang mereka yang udah terlanjur DP di suatu gedung…tapi ternyata batal).

Kriteria dan ketentuan gedung


Sebelum booking gedung, kalian harus benar-benar yakin gedung tersebut memenuhi kriteria kalian. Kriteria gedung balik lagi ke selera kalian dan keluarga, biasanya seputar:
  • Kapasitas gedung
  • Kapasitas lahan parkir
  • Nuansa dan interior gedung
  • AC sentral
  • Full carpet
  • Jumlah ruang rias
  • Lighting gedung
  • Rekanan catering
  • Ada masjid untuk akad
  • Akses kesana ada pembangunan ataukah macet
Selain kriteria tersebut, kamu juga harus cermat melihat peraturan dan ketentuan gedung terkait:
  • Harga sewa gedung (siang dan malam harganya bisa berbeda)
  • Harga akad di masjid atau di depan pelaminan
  • Charge catering rekanan dan non rekanan (ini krusial lho, meskipun sewa nya gak seberapa tapi kalau charge cateringnya mahal, bisa-bisa kamu overbudget)
  • Minimum pemesanan catering (untuk gedung besar, biasanya ada minimum harga catering per pax nya)
  • Charge lainnya (misal charge photobooth, entertainment)
  • Biaya fasilitas (harga penambahan AC portable, penambahan kursi futura, screen proyektor, dll)
  • Ketentuan pindah tanggal pernikahan atau ganti nama
  • Budget
Yah, money talks! sebenernya konsep pernikahan kalian kayak gimana, itu tergantung dari budget kalian yaa… Yang penting diingat, kalian harus mempertimbangkan total cost jika melaksanakan pernikahan di gedung tersebut. Sesungguhnya, urusan gedung hanya sekian persen dari biaya catering dan dekorasi.

Gedung itu sama aja kayak manusia, gak ada yang benar-benar sempurna. Ada yang bagus, tapi mahal. Ada yang murah, tapi gak sesuai keinginan. Ada yang bagus dan murah tapi yang minat juga banyak, bok..

Jadi, kalau menurut gw jangan terlalu banyak spending untuk biaya sewa gedung. Disesuaikan dengan budget kalian masing-masing.

“Nikah itu murah, yang mahal gengsinya.”

Pernikahan memang sekali seumur hidup, semua orang ingin yang terbaik. Tapi, kehidupan kalian gak cuma sampai di pelaksanaan acara. Masih ada kebutuhan setelah resepsi yang mesti dipikirin. Jangan sampai, setelah menikah justru jadi banyak hutang dan ngerepotin orang tua. So, spending your money wisely.

Jomblo Ingin Menikah

Pernikahan. Tidak semua manusia mengalami satu dinamika kehidupan yang namanya Pernikahan. Pernikahan merupakan kontruk sosial dan benang yang sah untuk membentuk suatu organisasi keluarga melalui akad/perjanjian yang diatur oleh agama. Berbicara mengenai upacara pernikahan juga tidak bisa dilepaskan oleh unsur kebudayaan yang ada. Oleh karena itu, perkawinan menjadi agung, luhur, sacral dan Perkawinan bagi banyak orang hanya sekali seumur hidup dan tidak main-main. Oleh karena itu proses mencari jodoh dalam persiapan pernikahan  bukanlah “membeli kucing dalam karung” sebagaimana sering dituduhkan, Namun justru diliputi oleh perkara yang penuh adab, Bukan “Coba dulu baru beli” kemudian “habis manis sepah dibuang”, sebagaimana jamaknya pacaran beberapa kawula muda di masa sekarang. Pernikahan termasuk salah satu bentuk ibadah dan tujuannya bukan saja untuk menyalurkan kebutuhan biologis, tetapi juga merupakan proses regenerasi bagi orang-orang yang memliki peradaban yang baik.


“Jika kita menganggap bahwa kita tengah berdiri diatas keturunan baik-baik dan berdiri pada skala peradaban yang jelas, mungkin karena hidup kita Tengah ditopang oleh Agama, Adat istiadat dan budaya yang baik pula. Maka kode Pernikahan dan Perkawinan datang untuk menjaga keadaan ini”. Adnan Junaedi.

Syariah telah menunjukkan bahwa pernikahan adalah satu-satunya cara untuk  menyatukan antara seorang pria dan wanita untuk memiliki keturunan, dan untuk mencapai tujuan lain yang menguntungkan. Bukan hanya dua orang yang disatukan, pernikahan juga adalah cara untuk menyatukan dua keluarga yang berbeda. Bagi setiap orang dewasa yang memiliki kesiapan lahir dan batin hendaknya tidak berhenti hanya pada kata-kata saja, mereka mesti bertindak lebih jauh dan menentukan pilihan hidupnya untuk mengakhiri masa lajangnya. Menurut ajaran  Islam, menikah adalah salah satu upaya menyempurnakan agama karena dengan menikah kita akan akan mencegah perbuatan zina, menjaga pandangan, melanjutkan generasi dan berbagai faedah lainnya yang tidak tersamarkan bagi yang melakukannya. Oleh karena itu, barang siapa yang menuju kepada suatu pernikahan, maka ia telah berusaha menyempurnakan agamanya, sekaligus berjuang untuk kesejahteraan masyarakat.

Meski hampir setiap hari kita saksikan pesta perkawinan, namun ternyata tidak mudah untuk menyelenggarakannya, apalagi jika kedua mempelai berasal dari latar budaya berbeda. Banyak hal yang harus dipersiapkan, agar tidak ada yang kecewa dan semua pihak merasa diperlakukan dengan sebaik-baiknya karena hajatan pesta pernikahan merupakan bagian dari prestige dan wibawa keluarga. Saat ini,
meskipun budaya global telah menembus tembok-tembok peradaban, namun ritual perkawinan ini tidaklah sirna. Masyarakat kita masih tetap dan akan selalu berkaca pada adat dan budaya sendiri untuk merayakan hari yang sangat mendebarkan dan istimewa itu.